Aktualisasi Diri di Balik “Status facebook”

Saat saya mulai log in di account Facebook saya, box “what’s in your mind?” memiliki daya tarik sendiri untuk diupdate..yaa..menuliskan sepenggal perasaan saya saat itu membuat saya lebih” lega”..apakah lega dalam arti yang sesungguhnya? tentu saja tidak..^.^

Wah..wah..wah..facebook menjadi fenomena yang menarik untuk ditilik lebih dalam..aspek-aspek komunikasi dan psikologi yang ada di dalamnya..

tapi..yaaa..itu dibahas di forum2 diskusi kuliah atau penelitian ilmiah aja kali ya.. kalau hanya sekedar obrolan “warung kopi” sih..sebatas membahas fenomena secara umum saja.. ada yang menggelitik pikiran saya ketika saya menuliskan “apa yang saya pikirkan, rasakan, atau lakukan..(mirip seperti tagline KPJ ya??^.^ hehe…ada juga kok di materi kuliah Psikologi Komunikasi–Helpris Estaswara–).. balik lagi ke yang menggelitik tadi.. pertanyaan “kenapa ya..ketika apa yang ada di benak saya,,dipublikasikan di facebook..(artinya teman2 saya mengetahui apa yg sedang saya pikirkan,rasakan, atau lakukan) saya merasa salah satu “kebutuhan” saya terpenuhi..mungkin kebutuhan aktualisasi diri. Saya yakin teman-teman pun merasa demikian..ya toh..?*.*

Bukankah itu sebenarnya salah satu bentuk komunikasi intrapersonal (komunikasi kepada diri sendiri) yang dipublikasikan..ada kepuasan disaat kita menuliskan apa yang sedang kita rasakan..salah satu kecanggihan teknologi yang mampu memberikan ruang bagi setiap orang didalamnya memberi “label” pada dirinya.. membentuk “image” terhadap dirinya..dan mengumumkannya kepada dunia..

kalau itu terjadi di dunia sesungguhnya..mungkin dalam bentuk papan yang dikalungkan di leher setiap orang dan dibawa kemanapun ia pergi. sesekali ia ingin mengganti “statusnya”..ya..tinggal hapus saja..haha.. ngga enak juga ya diliatnya..

Ya..yang namanya manusia..aktualisasi diri menjadi sangat penting. Facebook tidak hanya sekedar menghubungkan satu orang dengan orang lain..tapi juga menjadi media aktualisasi diri yang “pas!”  lebih dari itu, manusia pada dasarnya adalah zoon politicon.. ga bisa sendirian..apalagi tanpa apresiasi atau perhatian orang di sekelilingnya..waah..bisa Gila!!

kebutuhan berinteraksi dengan orang lain tanpa melupakan “kenarsisan” diri itu penting…sepertinya^.^

Yaah..selamat ber’facebook ria deh..

salam, ita.

7 responses to this post.

  1. tapi kan sepertinya FB dan FS mau di haramkan oleh MUI????

    Balas

  2. Posted by Anggie on Mei 25, 2009 at 10:04 am

    Facebook,,
    Suatu situs jejaring sosial yg saat ini tengah digandrungi smua kalangan.
    Saya setuju atas pernyataan bahwa kata “what’s in ur mind” dpt dijadikan sarana aktualisasi diri.
    Apalagi kenyataannya banyak orang tak selalu bisa mengutarakan pendapat secara langsung. jadi sarana ini bisa dijadikan sarana bagi mereka yang lebih menikmati mengutarakan sesuatu secara non lisan.

    Namun, lagi-lagi topik ini menjadi begitu kontroversial ketika terdengar kabar bahwa situs pertemanan seperti facebook atau friendster di’haram’kan oleh kelompok tertentu. Dr info yg saya dapat td pagi.. ternyata bukan ‘haram’ sepenuhnya.. tetapi haram bila disalahgunakan. Karena opini masyarakat selama ini,situs2 seperti ini dijadikan ajang iseng-iseng cari teman.. bukan berteman sungguh-sungguh dengan orang-orang yang mereka kenal. Dan dampaknya..tentu saja banyak kejahatan dunia maya.

    Terimakasih.

    Balas

    • Posted by nooraprilia on Mei 25, 2009 at 1:08 pm

      trims untuk commentnya..anggie ^_^
      waw..itu dia isu yang buru-buru diangkat ke publik..padahal masih wacana belaka..banyak respon yang bermunculan terhadap kasus Facebook yang diharamkan..istilah “haram” barang tentu sangat lekat dengan umat Muslim..
      Di dalam Islam..segala sesuatu yang diharamkan pasti ada alasan ilmiah yang mendasarinya..sama saja dengan kasus facebook..(memang menurut saya,,diharamkannya Facebook atau Friendster agak berlebihan).. segala sesuatu yang disalahgunakan barang tentu akan diharamkan di dalam Islam..karena berakibat buruk,,atau lebih dari itu dapat merugikan orang lain.
      Sama halnya dengan “handphone” yang pada dasarnya memiliki fungsi komunikasi. Sesuai dengan hakekat manusia sebagai mahluk sosial yang perlu berinteraksi. Teknologi memberikan solusi untuk mempermudah terjalinnya komunikasi tersebut. seluruh umat manusia tidak dapat memungkiri adanya teknologi yang memberikan kemudahan bagi mereka untuk menjalin komunikasi dengan sesamanya.
      Naah…kalau dalam hal ini..HP disalahgunakan untuk melakukan “Sex-phone” bagaimana?? pasti nasibnya sama seperti Facebook saat ini.
      Intinya…segala hal yang pada dasarnya “baik” kemudian disalahgunakan atas nama pribadi..apalagi dapat merugikan orang lain..maka pribadi-pribadi semacam itulah yang seharusnya diharamkan membuat account facebook..haha! bukan facebooknya yang kemudian diharamkan..
      andaikan saat Sign Up facebook..kita diwajibkan melampirkan Surat keterangan Kelakuan Baik..(SKKB)…mungkin lebih aman..^_^

      Keep Socialize..!

      Balas

      • Posted by Ratih Rimayanti on Mei 26, 2009 at 10:04 am

        yak, setuju sekali nih..
        makanya si empunya facebook sukses berat karena dia dengan cerdasnya tau kalau manusia butuh aktualisasi diri, butuh di-update, ‘minta’ diketahui.
        semua hal remeh temeh yang ada di fb bisa di-coment, atau hanya sekedar bilang suka dengan hal itu (‘like this’).
        di jaman orang-orang gampang jenuh begini fb kadang jadi pelipur lara, cari2 kerjaan dan iseng-iseng liat aktualisasi orang-orang lainnya, bikin lupa sama kejenuhan sebelumnya.

        tapi bagusnya facebook bikin orang jadi lebih aware dengan orang-orang sekitarnya, karena tau update-an perasaan temannya atau dan rajin kasih komen ttg hal remeh temeh yang dikerjain temannya. facebook mempermudah sosialisasi..
        masalah mau diharamin apa enggak itu kan belom jadi keputusan, biarkan saja dulu MUI yang berkreasi, mereka juga orang-orang pintar, selama itu nikmatin aja dulu, toh kita mengambil manfaat baiknya kan..
        bikin diri jadi lebih care sama sekitar..

  3. sebernya tergantung orang orang yang ngegunain..yac,..ga..

    Balas

  4. Posted by NURLYANTO on Juni 16, 2009 at 1:17 pm

    minta alamat facebook mu donk… hehe

    Balas

  5. Posted by ahmadluthfi89 on Juni 28, 2009 at 3:19 pm

    setuju ita, n’ kayanya facebook udah nyaingin friendster, pdhl situs jejaring sosial lebih dulu fs, tp sepertinya kalah saing dgn hadirnya fb..

    Balas

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: